Artikel Caraku Mencintai Negeri Ini - Aktifis Pecinta Negeri


sumber : google.com
Pendahuluan - INDONESIA. Negara dengan segala bentuk keindahan dan kekayaannya namun sampai sekarang masih berkutik dengan segala problematika isu SARA (suku, agama dan ras) dan isu politik yang seakan tidak ada habisnya. Ada saja pemberitaan baru yang setiap hari muncul akibat ulah-ulah beberapa orang yang sekedar ingin meningkatkan popularitasnya. Memang bukan tanpa sebab, hal ini terjadi karena di Indonesia saat ini euphoria media sosial masih  sangat tinggi. Namun bukan alasan tersebut yang membuatku semakin mencintai negeri ini. Mencintai disini berarti bangga dengan segala kelebihan yan ada di negeri ini dan menerima dan sekaligus mencoba memperbaiki segala kekurangan yang ada. Indonesia sudah terkenal dengan sikap ramah penduduknya. Apabila kita sedang berada di luar negeri, mungkin kita bisa berkesempatan merasakan perbedaan kultur budaya yang ada di sana. Kultur budaya masyarakat Indonesia yang memang sudah terkenal dengan sikap terbuka dan ramahnya tentu tidak akan bisa kita temukan di luar sana. Kekayaan ini adalah salah satu unsur yang harus selalu dijaga agar tidak luntur termakan zaman. Selain itu, masih banyak kekayaan Indonesia yang sudah seharusnya membuat kita semakin mencintai negeri ini.

Isi - Sejak saat duduk di bangku sekolah dasar saya sudah diajarkan untuk mencintai negeri ini. Hormat pada Sang Merah Putih setiap hari Senin, menghafalkan butir-butir Pancasila, menyanyikan lagu-lagu nasional, dan masih banyak lagi. Anak ingusan yang masih duduk di bangku sekolah dasar kala itu masih belum  bisa mengerti apa makna dari itu semua. Sang Merah Putih, kebanggan Indonesia yang dengan susah payah dikibarkan oleh para pahlawan di medan pertempuran. Namun semakin besar, saya semakin mengerti. Saya semakin sadar bahwa negara yang menjadi rumah dan tanah kelahiranku ini sangat berharga bagiku. Saya mulai bisa merasakan apa arti mencintai negeriku ini. Meskipun kini saya tahu, kebanyakan orang dan saya sendiri pun sudah jarang menghormati Sang Merah Putih lagi.

Sejuta harapan ada di setiap langkahku, menapaki setiap detik untuk menjaga dan selalu mencintai mu, Indonesia ku. Itu hanyalah salah satu kalimat untuk negeri ini, masih ada banyak kalimat lain untuk menggambarkan seberapa besar rasa cintaku pada negeri ini. Namun apalah arti perkataan kalau tidak diikuti dengan perbuatan. Bentuk cinta dan pengabdian yang bisa saya lakukan untuk negeri ini yaitu dengan cara berkontribusi di kampus tercinta. Ada beberapa langkah yang sampai sekarang sudah saya lakukan, mengikuti Lembaga Kemahasiswaan, Himpunan Mahasiswa Jurusan, Unit Kegiatan Mahasiswa Radio dan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia. Saya mulai menggali segala potensi apapun yang saya miliki dan bersiap untuk membuat jejak-jejak kontribusi bentuk nyata cintaku untuk kampus dan negeri tercinta.

Himpunan Mahasiswa Jurusan merupakan badan eksekutif di tingkat jurusan. Di sini saya mempelajari manajemen konflik, tata cara berorganisasi, kerjasama dan membangun kepercayaan. Di sini saya juga bertemu orang-orang yang mau berkerja keras dan merelakan waktu belajarnya untuk berkontribusi di jurusan ini. Tidak semua mahasiswa di jurusanku dapat mengemban amanah seperti ini, dan saya termasuk salah satu yang diberi amanah di sini. Maka saya berusaha untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin. Bermalam di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa), makan nasi kucing bersama, melakasanakan kegiatan dari pagi sampai malam, pengabdian masyarakat, mencari dana untuk kegiatan, penggalangan dana untuk korban bencana, kegiatan seminar dan pelatihan, dikejar deadline tugas dan pada akhirnya ikut berjuang menyuarakan aspirasi mahasiswa.  Di lembaga eksekutif ini tidak hanya belajar tentang politik dan penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga berjuang untuk membela hak-hak mahasiswa dengan dialog atau diskusi sampai terjun langsung kelapangan dengan melakukan aksi.

Di UKM KSR PMI, saya belajar bagaimana cara menumbuhkan jiwa sosial dan sikap saling peduli. Di sini kita dituntut untuk memiliki kemempuan pertolongan pertama, manajemen penanggulangan bencana dan masih banyak lagi. Sedangkan di UKM Radio saya diajari cara meningkakan kemampuan di bidang broadcasting dan public speaking yang tidak pernah diajarkan dalam perkuliahan.

Bagiku, ada banyak cara mencintai negeri ini. Dan semua orang bisa ikut berkontribusi dengan melaksanakan peran masing-masing individu sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Kita sebagai mahasiswa dapat berkontribusi dengan cara yang sesuai dengan porsi kita. Melakukan riset keilmiahan, mengikuti berbagai perlombaan baik di dalam maupun luar negeri, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, hingga turun ke jalan melakukan aksi. Selama hal yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi orang lain, maka jangan ragu untuk melakukannya dengan tulus dan sepenuh hati.

Penutup – Kita sebagai warga negara Indonesia sudah seharusnya lebih mengenal dan mencintai negeri ini. Rasa cinta ini harus sejak dini diterapkan agar nantinya rasa nasionalisme kita bisa tertanam jauh di dalam hati kita. Bagaimana jadinya jika warga Indonesia sendiri tidak mengenal negaranya. Indonesia tidak akan mengalami kemajuan jika penduduknya sendiri tidak punya keinginan untuk melakukan perubahan dan membangun negeri ini. AKU CINTA INDONESIA.
Previous
Next Post »

Add your comment here ConversionConversion EmoticonEmoticon